MakkurpaS

Tinggal di Jawa membuat mommy rada ngeh adat mitoni alias nujuh bulanan alias acara syukuran bagi ibu hamil yg usia kandungannya 7 bulan. Ups…tp ternyata adat batak juga punya tradisi itu, yaitu makkurpas.

Makkurpas adalah semacam acara/ritual syukuran sekaligus doa dari orang tua kepada anaknya (putri tentunya) yang sudah menjalani kehamilan 7-8 bulan dengan tujuan agar si ibu dapat menjalani masa persalinan dengan lancar dan sukses.

Mungkin bisa dikatakan juga kalau makkurpas ini adalah acara ‘nujuh bulanan’ nya versi batak.

Awalnya mommy piker xmas kemaren bisa pulang ke Puerto Rico n bikin acara makkurpas disana. Maksud hati sekalian ke Jakarta mo USG 4 dimensi. Tapi ternyata orang tua parboru (ortu sang ibu hamil) yang datang ke rumah putrinya.

Inti makkurpas ada 3 :

  • memberi ulos (nama ulosnya lupa…padahal dah dibeliin papa euy)
  • suapin nasi+lauk, dan
  • boras pir (beras…..pasti selalu acara batak gk jauh2 dr beras)

Dimulai dengan acara pemberian ulos dari pihak tulang kepada Daddy & Mommy sebagai lambing agar Mommy tetap hangat dan diberi kekuatan dalam menjalani tahap akhir kehamilan dan selama persalinan nanti. Kemudian dilanjutkan dengan memberi makan mommy nasi putih + lauk ikan mas ‘na diarsik’ dengan cara disuapin yang melambangkan agar mommy mendapat kekuatan dalam menjalani persalinan nanti. Setelah itu dilanjutkan dengan pemberian ‘boras pir’ yakni pihak tulang menjumputkan segenggam beras di kepala Daddy & Mommy yang melambangkan lebih kurang sama lah dengan 2 kegiatan sebelumnya.

Dilanjutkan dengan makan bersama, setelah makan bersama ditutup dengan poda2 alias nasehat dari pihak tulang kepada kami plus ‘mangappu’ alias ucapan terimakasih dari pihak Daddy & Mommy. Setelah itu ditutup dengan doa bersama.

Kalo mommy c berpikir n menyimpulkan acara makkurpas sebagai berikut:

  • Bentuk ucap syukur karena kepercayaan Tuhan kepada daddy & mommy untuk memeiliki anak
  • 7 bulan mempunyai makna khusus (bukan angka keramat ato sakral) karena diharapkan walopun beib lahir pada usia 7 bulan, beib masih punya kemampuan untuk hidup berbeda jika beib lahir sebelum 7 bulan.
  • Acara ini juga wujud silaturahmi antar besan…jadi mari dilanjutkan.

4 Komentar

  1. ckckck nande tau juga mitoni ya :p penjajah

  2. Aku malah ikut di acara nujuh bulanan versi Batak ini waktu eda ku siakangan hamil anak pertama. Waktu itu statusku masih tunangan, tapi sudah disuruh ikutan mangulosi eda dan amang bao ku😀😀

    Aku sendiri gak ngejalanin upacara ini, secara kondisi gak memungkinkan.. Tapi apapun itu, bagaimanapun cara yang digunakan, yang terpenting adalah doanya kan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: