Selamat Jalan

 

Perpisahan memang menyakitkan, namun dari perpisahan jua kita temukan arti sebuah pertemuan

Mommy habis pulang layat tempat Mak Tua Duma, bukan saudara kandung tapi mak tua punya kesan yang berarti di hati Mommy.

Baru 2 tahun mommy mengenal tapi kedekatan batin sudah terasa dekat walau perjumpaan jarang dilakukan. Berbagai cerita tentang mak tuasudah mommy dengar dari inang uda dodo, kebetulan mommy tinggal di rumah inang uda dodo begitu pertama kaliketiban sk pindah ke Bangka.

6 tahun perjuangan mak tua

6 tahun pula inang uda menemani berjuang

segala pengobatan telah dilakukan

tapi Tuhan lah yang jauh lebih sayang dengan mak tua

kanker sudah merengutmu

tapi tak pernah ada rasa takut di wajahmu

di saat penyakit itu kambuh, mak tua pun tak mau teriak kesakitan

malu inang…di dengar tetangga kalo mak tua nangis teriak-teriak, biarlah mak tua tahan

itu jawab mak tua

 

di saat penyakit itu menyerang kembali yang membuat mak tua tak berdaya, tapi bukan rasa sakit yang mak tua ceritakan

nang…sudah mak tua siapkan kebaya merah maroon untuk pernikahmu nanti, mak tua pasti datang

 

mak tuaaaaaaa………..

air mata terus mengalir

apalagi q lihat badanmu pun habis termakan penyakit

tapi senyummu tetap merekah

dan kebaya merah maroon pun kau kenakan

 

selamat jalan mak tua

bijaksana itu teladanmu

dan Favian adalah lelaki bijaksana, q harap kelak dia pun akan bijaksana sama sepertimu

 

2 Komentar

  1. Turut berdukcita ya da…. Jesus bless us always..

  2. turut berdukacita ito

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: