VG B’right Voice (1)

Agak berat cerita VG Bright Voice Batam
Kalo yang lain dah upload foto2 VG di Medan, mommy malah adem ayem, tumben bangetttt kan gak sok narsis
Tapi roda kan terus berputar kenyataan juga harus diterima

Tanggal 17-20 Oktober 2011 yang lewat Mommy bersama teman2 yang tergabung di VG Bright Voice Batam mengadakan show di Medan, dugh gaya pakai show, tepatnya bukan show tapi lomba VG antar PLN se-Indonesia Barat. Babak penyisihan dibagi 2 tempat, di Palembang tanggal 12-13 Oktober dan di Medan tanggal 18-19, koq nulisnya tanggal 17-20🙂 ya iyalah plus minus 1 hari untuk berangkat dan pulang.

Ada banyak tantangan menghadapi VG, tekanan dari managemen dan lain-lain tapi itu gak usah dibahas.
Ada 9 unit yang diundang ikut babak penyisihan di Medan dan masing-masing unit maksimal mengirim 2 kelompok VG dengan ketentuan min 10 orang dan max 15 orang plus 2 pemain music boleh dari luar. Tapi yang ikut lomba hanya 8 unit dan masing-masing unit hanya mengirim 1 group.
Sebenarnya tim Batam sudah siap untuk pertandingan tanggal 5-6 Oktober di Medan, tetapi karna ada rakor se-Indonesia Barat di Bukittinggi maka acaranya jadi diundur, pengunduran inilah yang jadi masalah karena tepat tanggal 17-18 Oktober ada rombongan ibu-ibu PI Pusat yang sowan ke Batam. U know lah kalo para ibu pejabat harus dilayani dengan sangattttt dan tidak boleh minus sedikit pun salah langkah saja bisa dipecat tuh direksi seperti nasib bos mommy, 3 pulak korbannya, dugh hari gini koq mikir posisi dengan service bukan dengan kualitas, capek dech…!!!

Balik lagi…karena acaranya berbenturan maka 1 orang solis sopran harus mengundurkan diri dan salah satu alto pun dianjurkan untuk mundur,walo akhirnya bisa berangkat nyusul, hadewuh managemen tolonglah kami….kami sudah latihan dan kami juga memenuhi undangan petinggi atas loch ntar kalo gak ikut petingginya ngambek loch.

Di saat tiket sudah dibeli, baju sudah siap eh rapat direksi bersitegang keberangkatan kami, Cuma bisa geleng-geleng.
Ada kehampaan waktu berangkat, itu yang mommy rasakan, keinginan mommy sie keberangkatan team dilepas direksi tapi apa daya Cuma clingggg pergi gitu wae😦 Dengan tim yang seadanya kami berusaha maksimal dan nyatanya kami harus kalah. Padahal target mommy MENANG…sedihhhh bangetttt.

Bukan hanya sedih tapi juga kecewa sangatttt, panitia gak konsisten dengan teknikal meeting. Lagu tidak boleh diaransemen dan tidak boleh di medley, nyatanyaaaaaa yang menang yang diaransemen dan di medley.
Solis sopran memang tidak maksimal, eh solis tenor pula meleset, suara sopran memang tenggelam diantara alto tenor bass tapi kami tetap yakin kami masih bisa menang dan dapatt tiket ke final, nyatanya…TIDAK!!!!

Yang bikin kesellllll salah satu panitia yaitu rekannya mama raja tuch mengatakan Bright Voice harusnya menang karna itulah yang benar-benar VG kalo yang lain Paduan Suara bangettt tetapi 2 juri Medan ngotot Bright Voice harus dikalahkan dan juri Palembang tidak berdaya. Pfuichhhh hari gini masih ada yang berindikasi negative kea rah sana *money politic* dan nyatanya selepas itu pun kami mendengar rekan unit lain pake duit. Astagaaaaaaa kapan kita bisa berubah kapan kita bisa dianggap berubah.

Tapi semuanya bagi kami sia-sia, buat apa diomongin buat apa diceritain yang pasti semua penonton sudah merasa puas dan senang dengan penampilan kami, itu hanya kalah di selera juri saja. Motto kami melayani tanpa suapitulah yang kami pegang, masih banyak hal lain yang harus kami pikirkan terutama cari LABA🙂 :)  maaf temans kami harus eksis dan eksis hidup tanpa subsidi dan harus setor pulak.

ini motto B'right

Semuanya sudah terbayar, kami bersyukur salah satu teman bertemu dengan ibu Marusya Nainggolan-owner marusya chamber, generasi pianis ke-3-, yang ikutan Final Padus 2007 inget donkkkk yang rambut putih panjang, kami yakin beliau bisa memberikan penilaian yang independen dan hasilnya begitu, para juara penyisihan Medan nyahooo di Palembang termasuk para juara penyisihan  Palembang hehehehehe maafken lagi temans ini biasa kan curahan hati yang kalah wkwkwkwkwkwkwk. Tapi catatan ternyata yang menang yang full aransemen, dugh panitia tak konsisten lagi….lebay.

ini foto narsis kami disaat lemes kalah tetep wae senyum liat kamera….gilpot!!

B'right Voice Batam dengan ciri khas Orange

Ditunggu lanjutannya edisi ke-2 semoga gak lupa🙂

4 Komentar

  1. salam kenal aja ya…

  2. wah nggak pa pa mbak….pasti lain kali bisa menang..:) sabar..bener yang penting penonton terhibur dan layak dapat standing applaus..
    keren gitu penampakan photonya…wah wah..semangat mbak ayo posting lanjutannya🙂

    • penampakan photonya dah kuerennnnn kan…..🙂

  3. Wah, ini bener2 curahan hati yang belom menang niiihhh🙂

    Kalo aku, karena soal lomba udah jadi makanan sehari2 sejak sebelum sekolah, sudah diajarin sama orang tua, da, dalam setiap pertandingan kalah dan menang itu biasa. Seandainya pun ada yang curang atau pake money politic seperti kata eda, mama ku selalu bilang, kalo Tuhan memang berkehendak kita menang, mau apapun usaha orang gak akan menghalangi kehendak Tuhan atas hidup kita. Be positive aja, da, segala sesuatu yang terjadi, Tuhan tau kok, dan at least kita bisa jadi pemenang dengan menerima kemenangan yang belum kita raih itu dengan sportif😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: